Umi Nasiyah
Hari/tanggal: jum’at/14 oktober 2011
Pertemuan
III
Siang ini
suasana kampus nampak gelap, awan yang menggumpal menghiasi langit dipenuhi
dengan kilat-kilat yang mencuat menggelegar di atap-atap langit. Senyumku yang
tersungging ria hari ini tak berbalas dengan cuaca hari, mentari serasa enggan
tersenyum hari ini. Namun tak akan mengurangi dan mematahkan semangatku untuk
mengikuti mata kuliah struktur hewan. Meski hembusan angin serasa menusuk kulit
dan menjalar keseluruh nadiku. Aku tetap semangat menuju ruang kelas. Kalau
minggu sebelumnya aku datang terlambat tapi tidak untuk hari ini, hari ini aku
datang lebih awal. Teringat akan nasihat seorang sahabat sekaligus guru bagiku,
tentang pentingnya management waktu. Beliau berkata, waktu itu ibarat dua bilah
mata pedang yang sangat tajam. Suatu saat waktu bisa menebas leher siapapun
yang menyia-nyiakannya. Kata-kata itu selalu terngiang di otakku. Jadi aku akan
berusaha mencetak hari-hariku sebaik mungkin. Waktu terus mengalir , tak terasa
proses belajar pun dimulai. Seperti biasa pak saleh yang telah memasuki
ruangan, langsung membuka pertemuan ketiga ini dengan salam dan lafaz
basmallah. Tak banyak yang ia sampaikan, beliau hanya mempersilahkan kepada
kelompok yang mendapat giliran presentasi untuk mempresentasikan hasil makalah
yang di tugaskan pada pertemuan minggu lalu. Membahas mengenai jaringan ikat.
Jaringan ikat
Jaringan
ikat berasal dari bahasa inggris (nonnective tissue) diterjemahkan menjadi
jaringan ikat. Berasal dari lapisan embrional mesoderm (mesenkim) tapi ada
perkecualian pada jaringan ikat sistem saraf (neuroglia) berasal dari lapisan
ektoderm.
Jaringan
ikat merupakan jaringan yang tersusun atas sel-sel yang tidak rapat.
Fungsi jaringan ikat:
Jaringan tersusun atas matriks :
Merupakan
serabut-serabut tebal dan bercabang, berwarna putih, dan bila direbus seperti
gelatin. Molekul dasar pembentuk mikrofibril disebut tropokolagen. Tropokolagen
berdimensi 280 nm panjangnya dan 1,5 nm lebarnya. Kekuatan serabut kolagen
berasal dari penggabungan antara molekul-molekul kolagen. Terletak pada tendon,
ginjal, ligamen, dan pada kornea mata.
Merupakan
serabut tipis yang mempunyai garis longitudinal bercabang-cabang dan bersatu
sama lain yang warnanya kuning.
Penyusunnya protein elastin (rentan pengaruh kimia). Terdapat pada dinding
pembuluh darah, paru-paru dan kantong empedu.
Serabut
ini sangat halus, paling halus diantara serabut yang lain. .
Banyak terdapat dalam otot
polos, limpa, nodus limfatik, sumsum tulang
merah, hati, dan kelenjar endokrin.
Serabut ini disebut sebagai serabut argirofilik, karena afinitasnya terhadap
garam perak.
Substansi dasar
v Glikosaminoglikan
: merupakan polisakarida linier yang dibentuk oleh rentetan unit disakarida,
yang biasanya terdiri atas sebuah asam uronat dan sebuah heksosamin.
v Proteoglikan:
struktur yang asanagat terhidrasi, dengan lapisan tebal air yang mengelilingi
molekul.
v Glikoprotein
multiadhesif: senyawa yang mengandung bagian protein tempat karbohidrat
melekat.
Kategori jaringan ikat berdasarkan
fungsi dan gambaran fisiologis:
Sel-sel jaringan ikat
Klasifikasai jaringan ikat
Berdasarkan
tingkat diferensiasi dibedakan menjadi:
1. Jaringan
ikat embrional
2. Jaringan
ikat dewasa
·
Jaringan ikat reguler
Ø Jaringan ikat
padat kolagen; terdapat sebagai tendon,
ligamen, fascia, aponeuris, dan kornea.
Ø Jaringan
ikat padat elastis; terdapat sebagai ligamen (flavum, vokal, nuchae,
stilohyoideum), sebagai lembaran (dinding perut, dinding aorta)
·
Jaringan ikat padat ireguler
Pembungkus berbagai organ, tendon,
sebagai dermis pada kulit.
Sel yang ada didalamnya; fibroblas, lemak, plasmasit,
makrofag, mastosit, sel-sel mesenkiim yang belum berdiferensiasi, sel imigran,
dan sel pigmen.
3. Jaringan
ikat berpigmen
Ø Dibangun
oleh sel pigmen (melanofor)
Ø Terdapat
pada koroid mata, lamina fusca sklera mata
4. Jaringan
ikat reticuler
5. Jaringan
lemak
Sumber materi: histologi dasar
Setelah
panjang lebar kelompok I memaparkan hasil makalahnya, tibalah saatnya
season pertanyaan dibuka. Season
pertama dibuka dengan 2 pertanyaan yaitu:
1. Apakah pada
jaringan ikat padat terdapat matriks? (ade nelsa)
2. Bagaimana
jaringan ikat itu membentuk darah? (amiliah)
Beberapa menit telah bergulir satu
persatu pertanyaan season pertama telah terjawab. Untuk kedua kalinya tim
penyaji membuka pertanyaan kembali dengan 2 pertanyaan yaitu:
1. Faktor-
faktor apa saja yang menyebabkan jaringan ikat, fungsinya tidak dapat berjalan
dengan baik? (binti imroah)
2. Jelaskan
mekanisme kerja sel mast dalam menstabilkan darah! (rusman)
Setelah semua pertanyaan terjawab .
mereka tim penyaji menutup presentasi . kemudian kembali dengan sedikit
penjelasan dari pak saleh mengenai materi jaringan ikat. Beliau menjelaskan
materi mengenai jaringan ikat. Setelah kami membahas jaringan ikat tibalah
saatnya waktu menunjukkan pukul 15.30 wib. Menandakan kuliah struktur hewan
harus berakhir.
Suasana
kelas yang makin berisik oleh riuhnya penghuni kelas, suara mesin air yang
meraung-raung dan ditambah gerimis yang terus mericis membuatku makin tidak fokus
lagi mendengarkan pak saleh berbicara.
Seketika mukaku pucat karena
menahan rasa dingin yang semakin lama semakin menghunus urat-urat nadiku.
Terakhir kudengar pak saleh membagikan hasil refleksi diri kami minggu lalu.
kemudian menutup perkuliahan kami dengan lafaz hamdallah dan salam.
Harapan: semoga untuk kedepannya setelah kondisi kampus memadai, belajar bisa lebih terasa menyenangkan dan benar-benar bisa fokus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar